Patuh 5 M di Lingkungan MTsN 1 Pacitan

By MTsN 1 Pacitan 11 Agu 2021, 10:57:18 WIB Kesehatan
Patuh 5 M di Lingkungan MTsN 1 Pacitan

Gambar : sosialisasi 5 M di MTsN 1 Pacitan


Sebagaimana diberitakan media lokal maupun nasional, dalam 3 bulan terakhir terjadi lonjakan kasus covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia. Di Kabupaten Pacitan juga demikian halnya, bahkan di bulan Juni dan Juli 2021 ini RSUD dr. Darsono Pacitan mengalami lonjakan pasien yang sangat drastis akibat covid-19. Dilaporkan bahwa di Pacitan banyak warga yang terkonfirmasi positif covid. Ada sebagian yang isolasi mandiri, ada yang dirawat dan sembuh namun juga banyak korban jiwa meninggal dunia akibat paparan virus corona ini. Hal ini tentu menjadikan sebuah keprihatinan yang sangat mendalam bagi warga Kabupaten Pacitan khususnya dan negeri tercinta Indonesia pada umumnya. Karena ternyata kondisi juga sangat mempengaruhi dunia pendidikan yang selama ini menjadi harapan para peserta didik, orang tua atau wali murid dan juga guru untuk dapat bertatap muka dengan peserta didik seakan menjadi sebuah dilema.

Pada dasarnya, berbagai persiapan telah dilakukan oleh MTsN 1 Pacitan selaku penyelenggara kegiatan pendidikan, diantaranya penyediaan thermo gun, tempat cuci tangan, hand sanitizer, penyemprotan desinfektan, skenario tempat duduk dengan berjarak, pembagian masker kepada seluruh guru dan murid, dan lain sebagainya. Semua itu dilakukan sebagai upaya untuk dapat memenuhi syarat dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) di tahun ajaran baru ini. Akan tetapi semua itu akhirnya harus menyerah dengan melihat kenyataan bahwa di Kabupaten Pacitan sedang dalam kondisi yang tidak memungkinkan karena banyaknya pasien yang terpapar covid-19.

 

 

 

 

foto 1. MTsN 1 Pacitan sudah dilengkapi sarana cuci tangan dengan sabun

 

Foto 2. Setiap Guru yang bertugas selalu menggunakan masker dalam rangka mematuhi 5 M

 

Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mencegah penularan virus corona, MTsN 1 Pacitan menggalakkan program 5 M yang telah digaungkan oleh pemerintah melalui intruksi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan. Diantaranya sosialisasi yang dilakukan oleh Bapak Suyari S. Pd selaku Kepala Madrasah kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 1 Pacitan dan juga untuk diteruskan kepada seluruh peserta didik. Program 5 M yaitu diantaranya:

 

 

1. Mencuci Tangan

Mencuci tangan menggunakan sabun hingga bersih adalah salah satu protokol kesehatan yang cukup efektif untuk mencegah penularan virus corona.

2. Memakai Masker

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa penggunaan masker hanya direkomendasikan untuk orang sakit, bukan orang sehat. Namun, dengan adanya virus corona yang merajalela, WHO akhirnya mengeluarkan himbauan agar semua orang baik yang sehat atau sakit selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kebijakan WHO ini juga sempat ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo.

3. Menjaga Jarak

Menjaga jarak aman minimal 1 – 1,5 meter ketika berbicara atau bersua dengan orang lain juga dapat menghindarkan diri dan orang lain dari paparan virus corona

4. Menjauhi Kerumunan

Menjauhi kerumunan merupakan protokol kesehatan yang juga harus dilakukan. Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), masyarakat diminta untuk menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah. Ingat, semakin banyak dan sering bertemu orang, maka kemungkinan terinfeksi virus corona pun semakin tinggi.

Oleh sebab itu, hindari tempat keramaian terutama bila sedang sakit atau berusia di atas 60 tahun (lansia). Menurut riset lansia dan pengidap penyakit kronis memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus corona.

5. Mengurangi Mobilitas

Virus penyebab corona bisa berada di mana saja. Jadi, semakin sering menghabiskan waktu di luar rumah, maka semakin tinggi pula terpapar virus ini. Oleh karena itu, bila tidak ada keperluan yang mendesak, tetaplah berada di rumah.

Dengan patuh protokol kesehatan 5M tersebut, diharapkan akan mengurangi penyebaran atau paparan virus corona di Indonesia dan negeri tercinta Indonesia akan kembali pulih di segala lini terutama pendidikan sebagai tonggak utama dalam mencerdaskan anak bangsa. (Nur Arif Darmawan, S. Pd. Si)

Editor: Nurul Musrifah, M. Pd




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment