TETAP BERKREASI Di Tengah PANDEMI
OPINI

By MTsN 1 Pacitan 11 Agu 2021, 10:42:19 WIB Kesehatan

Wabah pandemi yang belum surut dan lenyap di muka bumi ini, membuat sebagian masyarakat yang putus asa, depresi bahkan stres menghadapi hidup sehingga tidak memperhatikan lagi aturan Ilahi dengan melakukan berbagai macam kejahatan juga tidak memperhatikan aturan pemerintah untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) sehingga  semakin hari banyak korban bertumbangan. Namun hal ini tidak berlaku bagi kita kaum terpelajar. Semangat selalu berkobar meski di tengah Pandemi Covid-19. Kita harus selalu berkreasi dan kreatif agar kejenuhan karena dibatasinya gerak kita di luar rumah. Kita tetap survival (bertahan hidup), fight (berjuang) serta tidak mudah menyerah.

            Untuk memperingati Kemerdekaan RI ke-76 ini, mari jadikan masa pandemi  ini untuk terus berinovasi, berkreasi, berkreatifitas dan berimprovisasi. Bagi pelajar yang punya hobi olahraga bisa terus dikembangkan, terus berlatih dengan tetap menjaga prokes, terlebih lagi apabila bisa digunakan untuk mempersembahkan prestasi bagi negeri tercinta ini, seperti tim Bulu Tangkis Indonesia  yang meraih 1 emas dan 1 perunggu  di Olimpiade Tokyo 2020. Bagi yang suka berkreasi memanfaatkan barang-barang bekas ataupun bahan-bahan yang murah meriah bisa terus dipacu. Untuk bapak ibu guru juga lebih berinovasi dalam model Kegiatan Belajar Mengajarnya, menciptakan pembelajaran yang mengasyikkan walaupun melalui daring.

            Jadi Intinya, kita harus terus meningkatkan produktifitas, jangan gunakan pandemi  sebagai alasan untuk tidak produktif  bahkan menjadi ajang kemalasan untuk berbuat sesuatu. Kita manfaatkan masa ini untuk investasi diri masing-masing dengan belajar yang lebih giat, mencoba hal-hal yang baru. Inilah pentingnya kolaborasi dan sinergi dengan semua stakeholder, mencari  ilmu-ilmu baru agar bisa saling mengisi untuk mempercepat recovery (pemulihan) pandemi  ini. Kita manfaatkan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi ini untuk peningkatan ke hal-hal yang lebih baik, lebih produktif. (Nurul Musrifah, M. Pd)

Editor: Nur Arif Darmawan, S. Pd. Si




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment